Why does BPK exist?   Leave a comment

Alkisah, ada seorang raja Romawi yang punya wilayah jajahan yang sangat luas. Seluruh wilayah jajahannya itu diwajibkan membayar upeti pada raja tersebut. Seluruh daerah menyetor upeti yang cukup besar, kecuali daerahnya Asterix yang menyetor sedikit. Lantas, raja tersebut membentuk suatu tim untuk menyelidiki daerah tersebut. Hasil penyelidikan menyatakan daerah tersebut sebenarnya kaya, namun hanya tidak mau membayar upeti pada raja. Seterusnya…. (nonton film-nya aja deh)

___
Nha, begitulah awal mula kata “audit” muncul. Perlunya kejelasan tentang seberapa jauh pemerintah telah mengelola kinerja dan keuangannya secara efektif dan efisien. Lembaga perwakilan sebagai representasi dari rakyat tentu tak bisa mengelola semua dana yang terkumpul dari rakyat. Oleh karena itu, lemba perwakilan “menitipkan” dana terbut kepada pemerintah. Hal ini seperti dewan direksi menitipkan modal perusahaan kepada komisaris. Tentu saja, pemerintah wajib membuat laporan pertanggung jawaban pengelolaan dana tersebut kepada lembaga perwakilan. Ibarat (lagi) perusahaan meng-hire Kantor Akuntan Publik (KAP), lembaga perwakilan juga meminta kepada BPK untuk memeriksa laporan pertanggung jawaban yang dibuat pemerintah tersebut. Pemeriksaan bertujuan untuk memberikan opini, serta rekomendasi agar pengelolaan dana tersebut lebih transaparan dan akuntabel.

Jadi, itulah mengapa BPK diperlukan. Memang tidak secara langsung melayani rakyat, namun untuk menjadikan dana yang terkumpul dari rakyat digunakan oleh Pemerintah sebagaimana mestinya. Suatu bentuk pelayanan yang tidak secara langsung untuk kepentingan rakyat.

Wallohu a’lam.

* disarikan dari ceramah umum Bapak Dwita Pradana, Plt. Kabiro Humas dan Luar Negeri hari Senin tanggal 19 Januari 2009 di Pusdiklat BPK-RI Kalibata.

Posted Juli 14, 2016 by 4n1ef in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s