Nazaruddin   Leave a comment

Indonesia, Negara Politik bukan Negara Hukum

Terus terang, saya sudah jenuh mengikuti berbagai pemberitaan, baik di TV maupun di media cetak karena didominasi oleh pemberitaan politik. Semua persoalan dipolitisasi, dijadikan isu politik, sehingga jika kita menggunakan pendekatan hukum dan politik, tampak jelas betapa masalah hukum pun, semua diangkut ke ranah politik.

Kalau di Negara-negara hukum banyak beredar joke-joke hukum, maka di Negara politik, yang banyak juga joke-joke politik, salah satunya adalah yang berikut ini.

Salah seorang petinggi Singapura berkunjung ke Indonesia. Di pelabuhan udara, petinggi Indonesia menyambutnya dengan gembira, kemudian duduk bersama di mobil kehormatan.

Selama di perjalanan, dengan bangga petinggi Indonesia menunjuk pada ribuan orang yang berdiri di pinggir jalan, yang telah dipersiapkan sebelumnya, sambil mengibar-ngibarkan bendera Singapura dan Indonesia. Tapi petinggi Singapura mengerutkan keningnya.

“Banyak sekali pengangguran di Negara Anda”, kata petinggi Singapura. “Di Negara kami tak seorangpun mau membuang-buang waktunya seperti itu. Mereka bekerja dan tak punya waktu berdiri di pinggir jalan.”

Mendongkol hati si petinggi Indonesia mendengarnya. Begitu si petinggi Singapura pulang, ia menyusun rencana untuk berkunjung ke Singapura, ingin membuktikan apakah benar tak ada pengangguran di Singapura. Beberapa hari kemudian, si petinggi Indonesia dan rombongan tiba di Singapura, dan sejawatnya si petinggi Singapura menyambutnya di pelabuhan udara dan bersama-sama menuju kantor si petinggi Singapura. Di sepanjang jalan, tak ada seorangpun yang berdiri di pinggir jalan menyambut mereka.

“Anda lihat,” celetuk si petinggi Singapura, “tak ada yang menganggur”. Keesokan harinya, si petinggi Indonesia bersama ajudannya mengelilingi kota di Singapura, ternyata memang tidak ada seorangpun penganggur yang mereka temui.

Setelah beberapa hari mencari dengan sia-sia, akhirnya mereka bermaksud pulang kembali ke Indonesia. Dengan ditemani teman sejawatnya yaitu si petinggi Singapura, mereka menuju bandara. Tiba-tiba tampak seorang lelaki duduk termenung di pinggir jalan.

“Nah, itu dia!” teriak si petinggi Indonesia. “Kita berhasil menemukan satu orang!” Dia menyuruh ajudannya menghampiri orang tersebut. Tak lama kemudian, ajudannya kembali sambil berlari-lari, “Pak, Pak..!” teriaknya, “Dia warga Negara Indonesia, Pak. Namanya Nazaruddin Pak, yang ramai diberitakan di tanah air. Konon sudah beberapa kali dipanggil KPK untuk diperiksa, tapi tidak mau datang dengan alasan sakit dan sedang berobat di Singapura ini Pak!”.

just relax…

Sumber: Gelitik Kolumnis Harian Fajar Makassar.Fuad Rumi.

Posted Januari 15, 2012 by 4n1ef in Kolom Fuad Rumi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s