Teladan 1   Leave a comment

Liputan Roadshow Dirjen PBN (Bagian V – Banjarnegara, Semarang dan Kudus)
Semarang, perbendaharaan.go.id – Mungkin sudah menjadi kebiasaan yang tidak resmi, bahwa apabila seorang pejabat atau satu rombongan kantor pusat mengunjungi unit vertikal di daerah maka hal-hal yang berkenaan dengan pengeluaran mereka selama di daerah tersebut akan ditanggung oleh kantor setempat. Ambil contoh pengeluaran untuk oleh-oleh dan makannya. Lalu bagaimana dengan dananya? Dari mana kantor tersebut mendapatkannya? Bisa jadi dari iuran kolektif para pegawai di kantor tersebut.
“Tidak ada lagi iuran untuk atasan dan tamu, apalagi dari bawahan. Kita harus rubah kultur dan kebiasaan seperti ini,” ungkap Pak Dirjen dalam salah satu poin arahannya di KPPN Banjarnegara, Kanwil Semarang dan KPPN Kudus hari Jum’at lalu (6/11). Beliau menambahkan, “Saya sudah menerapkan hal ini pada setiap kunjungan saya, kantor daerah tidak saya perkenankan untuk membayar pengeluaran selama saya di sini.” Hal-hal yang terdengar di luar kebiasaan ini, sudah lumrah dilakoni pak Dirjen dalam setiap kunjungan beliau di daerah. Beliau berusaha mengajari pegawainya untuk tidak berlebihan dalam melayani tamu yang datang. “Cukup jemput saya dengan menggunakan mobil dinas Kanwil tidak perlu sedan, tidak usah sambut saya di VIP room bandara, tidak perlu membayar pengeluaran makan dan hotel saya,” ujar Pak Dirjen yang kemudian diamini Kepala Kanwil Semarang, Minto Widodo.

Hal menarik lainnya yang diangkat Pak Dirjen dalam lawatannya pesan beliau kepada para Kepala Bagian Umum dan Kepala Subbag Umum tentang pengeluaran dari DIPA kantor. “Jangan bermain-main dengan dengan DIPA, apalagi bermain-main dengan bestek bangunan. Tidak perlu mark-up pengeluaran!” pesan beliau tegas. Kemudian Pak Herry Purnomo mengambil contoh buruknya kualitas bangunan kantor di Aceh dan Padang. “Apabila mencari tanah untuk kantor, carilah di daerah yang strategis, jangan terlalu jauh dari pusat kota. Dana yang disediakan cukup untuk itu,” lanjut beliau. Pengarahan Pak Dirjen ini terlihat menyeluruh, tidak hanya memperhatikan aspek eksternal kantor DJPBN dengan pihak luar tetapi juga internal kantor.
Himbauan tentang persiapan akhir tahun juga menjadi perhatian Pak Dirjen. Beliau meminta agar KPPN dapat berinisiatif untuk menghimbau satker untuk tidak menunda pencairan DIPA mereka supaya tidak menumpuk di akhir tahun anggaran.

Posted Desember 3, 2009 by 4n1ef in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s