Temuan   Leave a comment

Kembali teringat ketika ada sebuah tulisan dari Bapak Cris Kuntadi tentang apa sebenarnya makna dari pemeriksaan keuangan yang dilakukan oleh BPK. Biasanya, pemeriksaan keuangan hanya menyoroti masalah kewajaran angka yang terdapat dalam laporan keuangan serta kesesuaian prinsip akuntansi yang diterapkan oleh sebuah entitas akuntansi. Namun, di BPK, saat melakukan pemeriksaan keuangan, sekaligus juga meneliti pula kesesuaian pelaksanaan anggaran dengan peraturan perundang-undangan dan mencari kelemahan pengendalian intern dalam tubuh auditee. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

… tentu Anda sudah tahu jawabnya.

Jadi, di semester I ini, BPK sedang melakukan pemeriksaan keuangan. Namun, temuan dalam pemeriksaan ini adalah temuan atas kepatuhan dan pengendalian intern.

Dalam audit pemerintah daerah (pemda), seringkali ditemukan masih banyak peraturan / kebijakan akuntansi daerah yang belum dibuat oleh pemda, yang menyebabkan mekanisme pelaksanaan anggaran di daerah masih kacau. Terkadang pula, aturan pemda menyalahi peraturan yang berada di atasnya. Atau hal-hal lain yang tidak sebenarnya pemda tahu, namun sengaja melanggar peraturan. Ada juga, karena kondisi dan situasi yang sulit, pemda melanggar aturan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Nha, disini terkadang terjadi bentrok hati. Pemeriksa yang datang ke sana dengan tujuan memperbaiki, namun terkesan mengadili dan menginterogasi. Jika menemukan kesalahan, pemeriksa langsung men-judge itu temuan. Meski kadang, posisi di pelaksana kegiatan (coba tanya teman sebelah :penunjang pendukung), memang dalam prakteknya, seringkali susah sekali menerapkan hal tersebut. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Tekanan atasan, pembantu bendahara yang bisa saja ceroboh, atau pihak ketiga yang sulit diatur.

Jadi (lagi), menjadi pemeriksa yang handal bukan ditentukan dari banyaknya temuan yang ia dapat, karena memang banyak sekali temuan yang akan pemeriksa dapat ketika disediakan waktu lebih, namun temuan yang material dan berkualitas yang didapat dari bukti yang cukup dan lengkap. Harus ada kemauan untuk belajar, demi perbaikan keadaan di negeri ini.

Posted Juni 23, 2009 by 4n1ef in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s