Roll on fund   2 comments

Atau biasa disebut dengan dana bergulir. Peraturan terbaru tentang akun ini ada dalam

Buletin Teknis no.07 tentang Akuntansi Dana Bergulir.

Aturan ini disahkan bulan Agustus 2008. Dana Bergulir didefinisikan sebagai dana yang dipinjamkan untuk dikelola dan digulirkan kepada masyarakat oleh Pengguna Anggaran atau Kuasa Pengguna Anggaran yang bertujuan meningkatkan ekonomi rakyat dan tujuan lainnya.

    Dana bergulir diperuntukkan bagi untuk bidang usaha menengah, kecil, mikro dan koperasi usaha skala besar yang dilayani oleh badan usaha khususnya untuk bidang usaha yang pendanaannya tidak menarik bagi lembaga keuangan bank maupun non bank.
    Selama ini masih terdapat beragam pola dalam pengelolaan dana bergulir; ada yang dananya tidak dikembalikan lagi oleh masyarakat; pengguliran dana antar masyarakat dan SKPD hanya memantaunya, dan ada yang dikembalikan namun tidak dilaporkan oleh SKPD.
  • Dari segi alokasi anggaran banyak juga yang masih dialokasikan dalam belanja, padahal dana tersebut sifatnya adalah piutang yang dikelompokkan dalam investasi jangka panjang nonpermanent.
  • Seharusnya setiap penyaluran dana bergulir harus ada anggaran sebelumnya dan dikelola serta dilaporkan oleh SKPD bersangkutan. Satker tersebut harus satker yang menerapkan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum/Daerah (BLU/BLUD) karena BLU/BLUD dapat mengelola kas, tidak perlu disetor ke Rekening Kas Umum Negara/Daerah.

    Dalam akuntansinya, pencatatannya bisa dicatat dalam akun Dana Bergulir atau Piutang Dana. Pada saat perolehan dana bergulir , dana bergulir dicatat sebesar harga perolehan dana bergulir .

      Tetapi secara periodik, Pemerintah Daerah harus melakukan penyesuaian terhadap Dana Bergulir sehingga nilai Dana Bergulir yang tercatat di neraca menggambarkan nilai bersih yang dapat direalisasikan (net realizable value). Nilai yang dapat direalisasikan ini dapat diperoleh jika satker pengelola dana bergulir melakukan penatausahaan dana bergulir sesuai dengan jatuh temponya (aging scedule).

      Berdasarkan penatausahaan tersebut, akan diketahui jumlah dana bergulir yang benar-benar tidak dapat ditagih, dana bergulir yang masuk kategori diragukan dapat ditagih dan dana bergulir yang dapat ditagih. Penyajian dana bergulir di neraca berdasarkan nilai yang dapat direalisasikan dilaksanakan dengan mengurangkan perkiraan Dana Bergulir Diragukan Tertagih dari Dana Bergulir yang dicatat sebesar harga perolehan, ditambah dengan perguliran dana yang berasal dari pendapatan dana bergulir . Dana Bergulir Diragukan Tertagih merupakan jumlah dana bergulir yang tidak dapat tertagih dan dana bergulir yang diragukan tertagih. Dana bergulir dapat dihapuskan jika Dana Bergulir tersebut benar-benar sudah tidak tertagih dan penghapusannya mengikuti ketentuan yang berlaku. Akun lawan (contra account) dari Dana Bergulir Diragukan Tertagih adalah Diinvestasikan Dalam Investasi Jangka Panjang.

      Praktek aging schedule seperti ini memang agak sulit dilakukan, tapi seiring berjalannya waktu diharapkan setiap pemerintah daerah dapat membuatnya dan melaksanakannya dalam tahun anggaran 2009.

      dana-bergulir1

    Posted Mei 7, 2009 by 4n1ef in Pemeriksaan

    2 responses to “Roll on fund

    Subscribe to comments with RSS.

    1. assalamualaikum nif…mampir…

      wah,kau benar2 pemeriksa yah,,makasih info2nya, jadi membuka wawasan…

      selanjutnya kasih info2 seperti ini lagi yah,,semoga bermanfaat bagi kami…

      hehehe..

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s